Kodok-kodokan Mulai Tersisihkan di Sekaten
Solo – Keberadaan mainan kodok-kodokan memang masih ada di Sekaten. Bahan utama kodok- kodokan yakni berasal dari tanah liat yang menyerupai bentuk kodok dan menimbulkan suara yang lucu bila dimainkan. Masih ada beberapa pedagang yang mempertahankan mainan khas Sekaten ini, walaupun mainan tradisional ini mulai jarang diminati.
Salah seorang penjual kodok-kodokan asal Jepara, Sri Suratmi mengatakan bahwa mainan ini tak bisa dipisahkan dengan Sekaten, walaupun beberapa pedagang tak menjual mainan seperti ini tetapi ia masih ingin melestraikan mainan ini. “Semenjak saya datang ke sini, kodok- kodokan yang saya jual dan laku bisa dihitung dengan jari para pembelinya,” ungkapnya kepada Timlo.net di arena Sekatenan 2012, Alun-alun Lor Solo, belum lama ini.
Dirinya sangat heran dengan kejadian seperti ini, padahal harga satu kodok-kodokan hanya Rp 1.000 saja. “Hampir 35 tahun saya berjualan di Sekaten, dan pantauan saya seiring berjalanya waktu mainan ini mulai tersisihkan,” jelasnya.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Ngembat Dompet Dihajar Ibu-Ibu
- Nasabah Juga Simpan Infaq Pengajian
- Senjata Api Polisi Diperiksa
- Lima Pemerkosa Siswi SMP Diringkus
- Persis Pertahankan Skuad Ideal
- Wajib Permalukan Juru Kunci
- Datangi Kejari, Koalisi LSM Tanyaka...
- 4 Kecamatan Dapat 1 Alat Perekam La...
- Cegah Geng Motor, Biker Klaten Diku...
- Dinkop Intensif Bina Koperasi Berma...
- Axiata dan Musica Luncurkan Musikka...
- Wow..! E-Ticketing BST Makin Moncer...
- Eit, Jangan Asal Dirikan Koperasi L...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...


KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
Eddy Wirabhumi: Pemerintah Jangan C...
Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...