0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berbahaya, Jembatan Sepanjang 200 Meter Terbuat dari Bambu

Sebrangi Jembatan Brangkal Bagaikan Bertaruh Nyawa

Dimas Siswa Kelas 3 SD Lawu, Nekat Melawan Rasa Takut Menyebrangi Jembatan Brangkal Sepanjang 200 Meter (Dok. Timlo.net/Sahid B. Sutanto)

Sukoharjo –  Jembatan bambu masih menjadi tumpuan hidup bagi sebagian warga Sukoharjo. Di kawasan perbatasan Kecamatan Nguter dan Kecamatan Bulu Sukoharjo, terdapat sebuah jembatan bambu dengan panjang 200 meter, yang merupakan akses jalan alternatif menghubungkan 2 kecamatan.

Jembatan bambu itu,  biasa disebut oleh masyarakat sekitar dengan sebutan Jembatan Brangkal. Jembatan dengan pilar-pilar beton dan bahan serba bambu sudah puluhan tahun menjadi alternatif warga Desa Ngasinan Kecamatan Bulu, dan warga Desa Lawu Kecamatan Nguter, dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Meski sangat berbahaya, karena jembatan tersebut terbuat dari bambu dengan ketinggian 20 meter dari dasar sungai, namun masyarakat sekitar rela mempertaruhkan nyawa demi menghemat jarak tempuh hingga 15 kilometer.

Sutiman salah satu warga Desa Ngasinan misalnya. Ia mengaku setiap hari menggunakan jembatan bambu brangkal dalam menjalankan aktivitas setiap harinya. Walaupun sedikit ada rasa takut, namun ia beranikan diri karena jarak tempuh lebih dekat dua kali lipat. “Ya takut sih Mas kalau lewat sini. Tapi mau gimana lagi, jalan yang paling dekat ya cuma lewat sini kok. Dari pada harus memutar dua kilometer,” ujar Sutiman.

Tidak berbeda bagi Dimas, siswa kelas 3 SD Lawu, yang juga merasakan takut saat melewati Jembatan Brangkal karena tinggi dan berarus deras. Namun ketakutan tersebut sudah menjadi menu sehari-hari untuk dilawan, karena rumah dan sekolahnya terpisahkan oleh Sungai Bengawan Solo.

“Saya setiap hari lewat sini, kalau berangkat dan pulang sekolah. Sudah biasa, walau takut tetap diberanikan. Sepeda ontelnya saya tuntun jika sampai di tengah setiap kali lewat jembatan, Mas. Rumah saya di seberang sungai kok,” ujar Dimas.

Kebanyakan warga berharap, jembatan sesek bambu brangkal segera dibangun menjadi jembatan permanen. Karena jembatan brangkal ini keberadaannya sangat dibutuhkan warga khususnya di dua kecamatan. Walau sempat terdengar kabar, jembatan akan segera dibangun karena bantuan dana dari Pemerintah pusat sudah turun, namun warga uga belum mendapat sosialisasi tentang hal itu.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge