0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kalono: Kami Sudah Memegang Data

Dana Kesejahteraan GTT Rp 12 Miliar Diduga Raib

Ketua LSM P2kumham Kalono (Dok. Timlo.net/Sahid B. Sutanto)

Sukoharjo – LSM P2kumham Sukoharjo mendapat pengaduan dari guru tidak tetap (GTT) yang belum menerima Dana Kesejahteraan tahun 2009, 2010 dan 2011. Beberapa guru GTT mengaku mengadukan masalah tersebut ke posko pengaduan P2Kumham, dengan alasan agar segera ditangani.

Ketua LSM P2kumham Sukoharjo, Kalono mengatakan, pihaknya telah memegang data, siapa saja GTT yang berhak menerima dana kesejahteraan sesuai SK Bupati Sukoharjo. Tercatat ada 2008  GTT yang berhak menerima dana kesejahteraan tersebut. Namun di lapangan, banyak guru yang mengeluhkan belum menerima dana kesejahteraan untuk GTT.

“Data yang saya dapatkan, ada 2008 guru yang harusnya mendapatkan dana kesejahteraan sebesar Rp 175 ribu per bulan. Padahal selama 1 tahun, seharusnya guru GTT menerima 13 kali. Namun banyak sekali guru yang mulaporkan bahwa belum menerima sama sekali selama tahun 2009,2010 dan 2011,” ujar Kalono, di Sukoharjo, Jumat (27/1).

P2kumham menengarai, dana tunjangan kesejahteraan sebesar 12 miliar untuk GTT selama 3 tahun tersebut raib. Pasalnya, berdasarkan investigasi yang dilakukan P2kumham dana kesejahteraan tersebut telah dicairkan Dinas Pendidikan Sukoharjo, namun tidak sampai ke tangan GTT.

“Kami tengarai dana kesejahteraan bagi GTT itu raib. Dana tersebut padahal sudah dicairkan Dinas Pendidikan. Adapun rute penyaluran dana kesejahteraan tersebut adalah dari APBN, disalurkan ke Provinsi, masuk ke kas Daerah Kabupaten, dan juga sudah masuk ke bendahara Diknas,” tegas Kalono.

Dana Kesejahteraan untuk GTT yang diduga raib di antaranya, tahun 2011 sebesar Rp 4,5 Miliar, tahun 2010 sebesar Rp3,9 Miliar, dan tahun 2009 sebesar Rp 3,9 Miliar. Atau jika dijumlah mencapai sekitar Rp 12 Miliar



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge