BST Jadi Alternatif Peremajaan Angkutan Umum
Solo – Publik Solo akan kembali bergairah dengan adanya keputusan dari pemerintah kota Surakarta untuk mengadakan alat transportasi terbaru yang bernama BST atau Batik Solo Transport, alat angkutan umum ini merupakan sebuah langkah percobaan yang dilakukan pemerintah guna meningkatkan pelayanan masyarakat akan transportasi umum dan terutama sebagai bentuk program peremajaan armada transportasi yang ada selama ini.
Sesuai rencana, pemerintah kota Surakarta memiliki target 5 koridor yang mencakup wilayah Solo Raya nantinya, namun untuk tahun 2010 ini pemerintah mencoba membuka rute BTS 1 koridor untuk tahap percobaan dengan rute Kartasura – Palur. Adapun jumlah armada BTS yang dimiliki oleh pemerintah kota Solo ada 15 armada yang saat ini masih diparkir di DAMRI Surakarta.
Kepala Dinas Perhubungan Surakarta, Yosca Herman mengatakan, “Pada prinsipnya adalah peremajaan trayek atau armada yang ada sekarang ini yang dirasa sudah tua oleh banyak kalangan. Dengan adanya BTS, bus-bus yang lama otomatis akan tergantikan dengan armada yang lebih baru seperti BTS ini,” ujarnya ketika ditemui Timlo.net di Balaikota tadi pagi.
Selain itu, Yosca juga menaruh harapan dengan adanya BTS yakni untuk dapat mengurangi tingginya jumlah kendaraan pribadi yang semakin tidak terkendali. Disisi lain Yosca membeberkan harga per unit armada BTS mencapai sekitar 400 juta.
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Ngembat Dompet Dihajar Ibu-Ibu
- Nasabah Juga Simpan Infaq Pengajian
- Senjata Api Polisi Diperiksa
- Lima Pemerkosa Siswi SMP Diringkus
- Persis Pertahankan Skuad Ideal
- Wajib Permalukan Juru Kunci
- Datangi Kejari, Koalisi LSM Tanyaka...
- 4 Kecamatan Dapat 1 Alat Perekam La...
- Cegah Geng Motor, Biker Klaten Diku...
- Dinkop Intensif Bina Koperasi Berma...
- Axiata dan Musica Luncurkan Musikka...
- Wow..! E-Ticketing BST Makin Moncer...
- Eit, Jangan Asal Dirikan Koperasi L...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...


KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
Eddy Wirabhumi: Pemerintah Jangan C...
Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...
Trayeknya kemana?