0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemutar Pintu Air Kali Asinan Hilang Dicuri

Kepala Desa Jiwoetan Ngajirin saat menunjukkan alat pemutar pintu air di Kali Asinan yang dalam kondisi sudah hilang (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Para petani di Desa Jiwoetan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten mengeluhkan kondisi alat pemutar pintu air di Kali Asinan yang hilang dicuri. Akibatnya, mereka khawatir air sungai akan meluap ke persawahan saat hujan deras tiba.

“Hilangnya alat pemutar pintu air tersebut terjadi sejak dua pekan yang lalu. Kami menduga pemutar itu dicuri oleh orang yang tidak bertanggungjawab,” ujar Kepala Desa Jiwoetan, Kecamatan Wedi,  Ngajirin, Kamis (26/1).

Akibat kondisi itu, sejumlah petani merasa khawatir jika sewaktu-waktu hujan deras maka air Kali Asinan akan meluap dan merendam lahan persawahan. Kini petani juga tidak bisa lagi membagi sirkulasi pengairan di sawah mereka.

Ngajirin menjelaskan, pemanfaatan irigasi dari Kali Asinan tidak hanya untuk Desa Jiwoetan saja, melainkan beberapa desa lain juga membutuhkan. “Kami minta kepada pihak terkait segera turun tangan atas kondisi tersebut,” imbuhnya.

Kliwon (41) petani setempat menambahkan, dirinya dan petani lainnya merasa was-was pasca hilangnya alat pemutar pintu air Kali Asinan. Sebab, irigasi persawahan menjadi tidak lancar.

“Belum lagi jika hujan deras bisa dipastikan luapan dari Kali Asinan akan merendam sawah. Karena arus tertutup oleh pintu air yang tidak bisa lagi dibuka,” imbuhnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge