Seribu Anak Kompak Menari Tarian Topeng Ireng
Magelang – Puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 mei 2010 kemarin dimeriahkan dengan panampilan ribuan anak yang secara bersama-sama menyuguhkan tarian tradisional setempat ”Topeng Ireng”.
Tepatnya 1.225 anak yang berasal dari 33 TK dan sederajat secara massal menarikan tarian dengan kompak, ”Kalau jumlah tepatnya 1.225 anak, mereka berasal dari 33 TK dan sederajat, mementaskan secara massal tarian itu,” kata pelatih tari Pondok Seni dan Budaya Boediardjo, Borobudur, Eko Sunyoto, seperti dikutip dari antarajateng.com.
Pentas massal ini adalah bagia dari upaya mendidik dan mengenalkan sejak dini kecintaan mereka terhadap seni dan buaya setempat, Tari ”Topeng Ireng”, katanya, asli Borobudur dan telah lahir sejak zaman penjajahan Belanda. Kata “Topeng Ireng” kepanjangan dari ”Toto Lempeng Irama Kenceng” artinya menata hidup secara baik dengan irama yang dinamis.
Tari ”Topeng Ireng” kini berkembang tidak hanya di sekitar Borobudur dan Magelang, tetapi juga ke daerah lain seperti Parakan, Temanggung, dan Boyolali. Tarian ini sudah dipersiapkan sejak sekitar 1,5 bulan terakhir. Selama enam bulan sebelumnya, sebanyak 101 guru mereka menjalani pelatihan tari dan pengembangannya di Pondok Seni dan Budaya Boediardjo, sekitar 500 meter sebelah timur Candi Borobudur.
(Diolah dari antarajateng.com)
Berita Terkait
Berita Terkini
- Ngembat Dompet Dihajar Ibu-Ibu
- Nasabah Juga Simpan Infaq Pengajian
- Senjata Api Polisi Diperiksa
- Lima Pemerkosa Siswi SMP Diringkus
- Persis Pertahankan Skuad Ideal
- Wajib Permalukan Juru Kunci
- Datangi Kejari, Koalisi LSM Tanyaka...
- 4 Kecamatan Dapat 1 Alat Perekam La...
- Cegah Geng Motor, Biker Klaten Diku...
- Dinkop Intensif Bina Koperasi Berma...
- Axiata dan Musica Luncurkan Musikka...
- Wow..! E-Ticketing BST Makin Moncer...
- Eit, Jangan Asal Dirikan Koperasi L...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...


KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
Eddy Wirabhumi: Pemerintah Jangan C...
Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...