0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembangunan Jembatan Belum Kelar

Jalur Alternatif Sragen – Karanganyar Masih Terputus

Jembatan penghubung Kabupaten Sragen dan Karanganyar yang rusak kini masih dalam taraf perbaikan (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Jembatan yang terletak di Dukuh Rejosari, Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung Sragen mulai diperbaiki. Kendati demikian jembatan yang merupakan penghubung atau sebagai jalur alternatif antara Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar tersebut belum sepenuhnya bisa dilewati. Jembatan tersebut kini hanya bisa dilewati kendaraan roda dua dan apabila berpapasan, motor yang datang dari arah timur atau sebaliknya harus rela berhenti dahulu, supaya kedua arah bisa berjalan.

Dari pantauan Timlo.net hingga Rabu (25/1) sore, pembangunan jembatan Dukuh Rejosari masih membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebab perbaikan tersebut baru sekitar 25% saja, yaitu baru tahap pengecoran tiang pondasi, itu pun belum seluruhnya selesai. Jadi dapat dikatakan jalur alternatif Sragen – Karanganyar untuk sementara ini nyaris lumpuh sampai selesainya perbaikan jembatan tersebut.

Salah satu warga setempat, Haryono (37), kepada Timlo.net mengatakan, sebelum rusak, sehari-harinya jembatan tersebut biasa dilewati kendaran besar seperti minibus, truk dan mobil pribadi. “Jalan ini merupakan jalur minibus Kerjo (masuk wilayah Kabupaten Karanganyar) – Sambirejo (Sragen), di mana anak-anak sekolah dan pedagang selalu naik bus yang lewat sini,” katanya.

Awalnya, jembatan yang juga sebagai pemisah antara Dukuh Rejosari dan Sendang Mulyo, Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung, Sragen tersebut hanya retak. Tetapi lama kelamaan melebar hingga lebih dari separuh jalan. Keadaan semakin parah pada pertengahan Desember 2011 lalu saat datang musim penghujan. (ww)



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge