Pedagang Sekaten Mulai menggeliat

Dhefi Nugroho - Timlo.net
Rabu, 18 Januari 2012 | 14:43 WIB
  • Share
timlo.net - Dhefi Nugroho
timlo.net - Dhefi Nugroho
Dagangan khas sekaten mulai dipajang di kawasan alun-alun utara keraton kasunanan Surakarta

Solo – Meski pembukaan pasar malam Sekaten masih sepekan lagi, namun sejumlah pedagang sudah mulai menempati stan masing-masing. Tak kurang dari separuh stan yang disediakan oleh penyelenggara sudah mulai terisi. Seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya, dagangan khas sekaten mulai bermunculan di kawasan alun-alun utara keraton kasunanan Surakarta. Berbagai bentuk celengan, tembikar atau gerabah, jenis-jenis makanan khas sekaten seperti arum manis, berondong mulai bermunculan.

Sekretaris Pengelola Sekaten 2012, MNg. Suparno Budoyo menjelaskan, pihaknya menyediakan sekitar 400 stan kepada pedagang. Pekan sekaten sendiri menurutnya secara resmi dibuka mulai (29/1) sampai dengan (5/2) mendatang. “Pembukaan diawali dengan turunnya gemelan sekaten, dan ditutup dengan turunnya hajat dalem gunungan pada puncak acara sekaten,” katanya kepada wartawan, Rabu (18/1).

Kepada para pedagang, panitia tidak menerapkan zoning-zoning secara spesifik. Sejarahnya, jaman dahulu raja memberi kesempatan kepada pedagang secara gratis. Di masa kini, konsep pekan sekaten menurutnya ditata dengan konsep secara tradisional. “Tidak ada zoning, pembedaannya hanya jenis dagangannya yakni gerabah dan non gerabah,” terang Suparno.

Dari sejumlah pedagang yang ada di kawasan tersebut, mayoritas berasal dari luar wilayah Solo. Untuk gerabah, mayoritas berasal dari Mayong, Jepara dan Kasongan Jogja. Sementara, dari jumlah stan yang disediakan kepada pedagang baru separuhnya yang terisi. “Semua stan sudah dipesan semua, hanya saja mereka mulai datang kesini sekitar pekan depan, mendekati acara pembukaan,” tuturnya.

Kepada pengguna stan di alun-alun utara keraton, pihak penyelenggara mematok sewa stan mulai dari Rp. 150 ribu sampai dengan Rp. 450 ribu. Besarnya sewa didasarkan atas letak strategis dan tidaknya stan tersebut. Sedangkan untuk penyewa di dalam area pagelaran keraton, pihak penyelenggara mematok biaya sewa hingga Rp. 2 juta per stan.

Dikirim melalui Timlo.Net - Portal Informasi Solo  
         

Berita Terkait

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. wajib diisi yang bertanda *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.