• Selasa, 22 Mei 2012

Pembangunan Terminal Tirtonadi Ramah Lingkungan

Dhefi Nugroho - Timlo.net
Selasa, 10 Januari 2012 | 14:42 WIB
  • Share

Solo – Pembangunan terminal Tirtonadi bakal menerapkan Eco Cultural City. Di dalam terminal seluas 5 hektar tersebut nantinya, disediakan 10 persen dari luas terminal sebagai ruang terbuka hijau. Nantinya, kawasan tersebut akan ditanami dengan pohon hijau.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kota Solo Yosca Herman Soedrajat mengatakan, ketersediaan ruang terbuka hijau tersebut mengacu pada standarisasi internasional. “Yang terpenting jangan terlalu banyak udara yang kotor, termasuk dari pembuangan emisi buang kendaraan,” tutur Yosca kepada wartawan, Selasa (10/1).

Selain menyediakan ruang terbuka hijau, Dishub juga akan mengubah pola alur kendaraan yang keluar masuk terminal. Saat berada di antrean tunggu, mesin kendaraan harus dimatikan. “Mesin baru dihidupkan setelah mendapat jatah berangkat, pada jam keberangkatannya,” tambah Yosca.

Dengan berubahnya pola tersebut, polusi di dalam terminal bisa diminimalisasi. “Polusi yang diakibatkan oleh emisi gas buang bisa ditekan serendah mungkin,” tuturnya.

Saat ini, pembangunan terminal tersebut sudah mencapai 60 persen. Dengan luas sekitar 5 hektar, terminal Tirtonadi merupakan terminal pertama yang menerapkan konsep Eco Cultural City.

         

Berita Terkait

Komentar

  1. abdul cholil

    mudah-mudahan bpk herman sukses

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan pdam solo

iklan pln

iklan mettafm