Sentuhan Metta Obati Kangen K-Poppers
Solo – Demam Korea tak dapat dimungkiri, belakangan ini tengah menjangkiti keseharian sebagian cewek remaja tanah air. Tak terkecuali di Kota Solo, tidak di sekolah, di kampus, di Facebook ataupun di Twitter, semuanya ramai ngobrol tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan Korea.
K-Pop alias Korean Pop merupakan jenis musik populer dari Korea Selatan yang saat ini tengah digandrungi K-Poppers, sebutan bagi para penyandu musik Korea. Tak heran jika akhirnya banyak bermunculan komunitas-komunitas yang mengaku fanatik dengan segala sesuatu yang berbau kekorea-koreaan.
Radiopun akhirnya menjadi salah satu media “pelampiasan” kegandrungan para ABG tanah air pada musik Korea. Acara-acara yang bernuansa Orientalpun tak pernah sepi dari request (permintaan-red) lagu-lagu Korea.
Seperti halnya Radio Metta FM. Program on air yang mengusung tajuk “Nuansa Oriental” selalu saja kebanjiran layanan pesan singkat atas permintaan lagu Korea. Setidaknya ada 50 pesan singkat yang diterima dalam durasi dua jam gelaran acara.
Oleh sebab itu, guna mengakomodasi besarnya minat K-Poppers atas musik Korea, Radio Metta FM pun mencoba memberi sentuhan melalui “K-Pop Gathering” yang dikemas dalam nuansa Korea.
Assistant General Manager Radio Metta FM, Ety Iswara, mengatakan K-Pop Gathering menjadi media bagi berkumpulnya K-Poppers untuk bersama-sama menikmati sekaligus berbagi informasi tentang musik dan artis-artis Korea. Setidaknya ada 60 K-Poppers dari tiga komunitas yang turut meramaikan acara.
“Acara ini paling tidak bisa mengobati rasa kangen K-Poppers pada artis atau lagu-lagu Korea karena ada banyak acara seru di sini. Seperti menonton konser, cuplikan-cuplikan film, menyanyi bareng, perform pengisi acara dance dan band akustik Korea,” paparnya, kepada Timlo.net, di sela-sela acara yang digelar di Omah Sinten tersebut, Sabtu (19/11).
Ety berharap, K-Pop Gathering bisa menjembatani komunitas penggemar K-Pop untuk menjadi komunitas yang berprestasi. Dengan kata lain, tidak hanya sebagai ajang berkumpul saja, namun lebih mengarahkan kemanfaatan komunitas bagi lingkungannya.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Ngembat Dompet Dihajar Ibu-Ibu
- Nasabah Juga Simpan Infaq Pengajian
- Senjata Api Polisi Diperiksa
- Lima Pemerkosa Siswi SMP Diringkus
- Persis Pertahankan Skuad Ideal
- Wajib Permalukan Juru Kunci
- Datangi Kejari, Koalisi LSM Tanyaka...
- 4 Kecamatan Dapat 1 Alat Perekam La...
- Cegah Geng Motor, Biker Klaten Diku...
- Dinkop Intensif Bina Koperasi Berma...
- Axiata dan Musica Luncurkan Musikka...
- Wow..! E-Ticketing BST Makin Moncer...
- Eit, Jangan Asal Dirikan Koperasi L...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...


KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
Eddy Wirabhumi: Pemerintah Jangan C...
Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...