PT Kereta Api Indonesia Stop Jualan KTB
Solo – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daops) 6 Yogyakarta, sedianya akan menyetop alias menghentikan penjualan Kartu Trayek Bulanan (KTB) bagi pengguna layanan KA Prambanan Ekspres (Prameks). Keputusan tersebut akan efektif berlaku per 1 Desember mendatang.
Hal ini mengacu pada telegram dari Direksi PT KAI Persero Tbk No. Op/129, tertanggal 12 November 2011, terkait pembayaran kembali bea penumpang serta pengaturan kapasitas KA. Demikian disampaikan Pejabat Humas PT KAI Daops 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, saat dihubungi, Senin (14/11).
“Ini sudah dikaji dan dengan berbagai pertimbangan, akhirnya diputuskan mulai 1 Desember KTB dihentikan,” tuturnya. Eko pun menyatakan, dengan adanya kebijakan tersebut otomatis mulai 1 Desember mendatang, manajemen stasiun tidak akan melayani pembelian KTB.
Hingga saat ini, tercatat ada 350 pelanggan KTB. Bagi pelanggan KA Prameks sebenarnya cukup diuntungkan dengan adanya KTB, pasalnya biaya yang dikeluarkan lebih ringan ketimbang tiket reguler dengan penghematan hingga 20 persen.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Ngembat Dompet Dihajar Ibu-Ibu
- Nasabah Juga Simpan Infaq Pengajian
- Senjata Api Polisi Diperiksa
- Lima Pemerkosa Siswi SMP Diringkus
- Persis Pertahankan Skuad Ideal
- Wajib Permalukan Juru Kunci
- Datangi Kejari, Koalisi LSM Tanyaka...
- 4 Kecamatan Dapat 1 Alat Perekam La...
- Cegah Geng Motor, Biker Klaten Diku...
- Dinkop Intensif Bina Koperasi Berma...
- Axiata dan Musica Luncurkan Musikka...
- Wow..! E-Ticketing BST Makin Moncer...
- Eit, Jangan Asal Dirikan Koperasi L...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...


KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
Eddy Wirabhumi: Pemerintah Jangan C...
Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...