Kerajinan Kaca Ingin Tembus Pasar Ekspor
Solo – Pasar mancanegara memang menjanjikan keuntungan melimpah bagi pelaku usaha. Terlebih kawasan Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa masih menjadi pasar subur yang dipercaya mampu mengisi pundi-pundi keuangan industri kerajinan tanah air.
Namun, manisnya pasar ekspor barangkali baru dapat dinikmati sejumlah perusahaan kelas kakap. Sementara untuk berjuang menembus pasar internasional, industri kecil dan menengah tanah air harus bergelut terlebih dulu dengan sumberdaya internalnya.
Industri kerajinan kaca misalnya, meski potensinya bermain di kancah bisnis tak bisa dipandang sebelah mata, namun untuk turut meramaikan pasar ekspor masih terganjal kapasitas produksi. Diakui perajin industri kaca Risang Aji, Mintorogo, permintaan souvenir dari kaca ke mancanegara sebenarnya melimpah. Namun sayang, kapasitas produksi belum bisa memenuhi kebutuhan pasar.
“Di Risang Aji saja kapasitas produksi souvenir hanya bisa mencapai 3000 buah perbulan. Sementara permintaan dari luar negeri paling tidak satu kontainer yang isinya antara 8000 sampai 10 ribu buah,” ungkapnya, saat ditemui Timlo.net, di sanggar Risang Aji, Pasar Legi, Kamis (10/11).
Masih minimnya kapasitas produksi, menurut Mintorogo, tidak lepas dari terbatasnya sumberdaya manusia. Sementara ini, untuk bisa merambah pasar mancanegara baru dapat disiasati dengan mengikuti pameran di sejumlah negara tetangga seperti Singapura, Australia, Malaysia, Kamboja dan sejumlah negara tetangga lainnya.
Di sisi lain, persyaratan dokumen yang cukup kompleks, diakuinya, menjadi salah satu pemicu keengganan pelaku usaha menjadikan mancanegara sebagai pasar utama pengembangan bisnis. Tak heran jika perajin kaca masih memilih pasar domestik sebagai tujuan utama pemasaran produk kerajinan kaca.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Ngembat Dompet Dihajar Ibu-Ibu
- Nasabah Juga Simpan Infaq Pengajian
- Senjata Api Polisi Diperiksa
- Lima Pemerkosa Siswi SMP Diringkus
- Persis Pertahankan Skuad Ideal
- Wajib Permalukan Juru Kunci
- Datangi Kejari, Koalisi LSM Tanyaka...
- 4 Kecamatan Dapat 1 Alat Perekam La...
- Cegah Geng Motor, Biker Klaten Diku...
- Dinkop Intensif Bina Koperasi Berma...
- Axiata dan Musica Luncurkan Musikka...
- Wow..! E-Ticketing BST Makin Moncer...
- Eit, Jangan Asal Dirikan Koperasi L...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...


KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
Eddy Wirabhumi: Pemerintah Jangan C...
Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...