PT KAI Akui Kerap Kena Komplain
Solo – Belakangan ini, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daops) 6 Yogyakarta mengaku kerap menerima komplain alias keluhan dari para pengguna jasa KA. Ini menyusul kebijakan manajemen badan usaha berpelat merah tersebut yang memberlakukan penghapusan tiket berdiri.
Sebagaimana diakui Pejabat Humas PT KAI Daops 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, meski kebijakan pemberlakuan kuota seratus persen penumpang disambut positif konsumen, namun sebagian pengguna jasa KA malah merespon negatif.
“Dengan diberlakukannya kuota seratus persen masyarakat cukup senang. Tapi juga banyak dikomplain karena tidak kebagian tiket. Di sisi lain, sekarang pengantar tidak boleh masuk di peron untuk mengantar,” ujar dia, kepada wartawan, di sela-sela acara pemeriksaan serentak, di Stasiun Solo Balapan, Senin (17/10) petang.
Kendati demikian, menurut Eko, komplain yang dilakukan sebagian pengguna jasa KA sifatnya hanya sementara. Dan dalam beberapa bulan mendatang kebijakan baru PT KAI tersebut akan bisa diterima semua kalangan.
“Saya tetap optimis komplain ini akan hilang dengan sendirinya. Saat ini hanya butuh penyesuaian saja,” imbuhnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pasca pembatasan penumpang sebesar 125 persen untuk KA bisnis dan 150 persen untuk KA ekonomi pada Lebaran lalu, mulai 1 Oktober 2011 ini, PT KAI tidak lagi menjual tiket berdiri untuk kelas bisnis dan ekonomi. Khususnya untuk KA jarak jauh.
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Penambang Pasir Merapi Alami Pacekl...
- RSI Klaten Jadi Rumah Sakit Percont...
- Juni, Jatah Raskin di Klaten Naik 2...
- Eddy Wirabhumi : Pemerintah Jangan ...
- Ikut Pembinaan, Guru Wajib Setor Rp...
- Ganti Rugi Lahan Tol Harus Diatas H...
- Talud Ambrol, Truk Muatan Urug Terp...
- DPRD Optimis Pemkot Selesaikan Cata...
- Petugas Minim, Si Moleks Batal Unju...
- Pesan Ibunda untuk Hidayat Nur Wahi...
- Pak Pos Bakal Ganti Tunggangan, Lho...
- Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal ...
- Solo Utara Mulai Mengundang Investa...
- Kerabat Keraton Solo Kumpulkan Abdi...
- Pencari Kerja Tergiur “APBD”
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- "Tukang Plat" Diberondong Tembakan
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...
- Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja...
- Akhirnya, Raja Kembar Solo Berdamai
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
- Petinggi Universitas Ditahan
- Car Free Day kok Sepi?


Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...
Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan Ha...
Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
Saya pelanggan PT KAI sejak pindah dari JKT ke YK th. 1993 dan akhir-akhir ini kami tidak bisa menerima bahwa keterlambatan Kereta Argolawo / Taksaka selalu ada , mohon di rubah saja kedatangna nya jadi tidak BOHONG / DOSA / cara Setan Makasih Tuhan memberkati kita bila kita setia amin,
Saya pelanggan PT KAI sejak pindah dari JKT ke YK th. 1993 dan akhir-akhir ini kami tidak bisa menerima bahwa keterlambatan Kereta Argolawo / Taksaka selalu ada , mohon di rubah saja kedatangna nya jadi tidak BOHONG / DOSA / cara Setan Makasih Tuhan memberkati kita bila kita setia amin,