0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Awal Oktober, Operasikan Pabrik Baru

PT Sritex akan Tambah 4.000 Karyawan

Sukoharjo – PT Sri Rejeki Isman (Sritex) kini terus melakukan pengembangan. Pabrik tektil terbesar di Asia Tenggara tersebut membangun pabrik baru di atas lahan seluas 25 hektare dengan total investasi sekitar Rp1,5 Triliun. Pabrik Sritex (lama) di kawasan Sukoharjo tersebut seluas sekitar 100 hektare.

Pemilik PT Sritex, HM Lukminto di sela menerima kunjungan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof Dr Ravik Karsidi MS beserta rombongan, di pabrik PT Sritex, Sukoharjo, Kamis (22/9), menjelaskan. “Saat ini sebagian mesin sudah selesai dipasang (di pabrik yang baru) dan siap dioperasikan pekan depan atau awal bulan Oktober. Yang lainnya saat ini masih dalam pengurusan di pabeanan Pelabuhan Semarang. Mungkin akhir tahun sudah bisa dioperasikan.”

Menurutnya, dengan perluasan pabrik tersebut, maka PT Sritex akan menambah pekerja sebanyak 3.000 – 4.000 orang. Kalau ditambah pekerja yang saat ini sudah ada, jumlahnya akan menjadi 20.000 pekerja pada akhir tahun ini. “Ditambah perusahaan lainnya di bawah Sritex yang banyaknya ada 15 anak perusahaan, dengan karyawan sekitar 10.000 orang, maka pada awal tahun 2012 nanti, pekerja seluruhnya di bawah payung Sritex Grup akan mencapai minimal 40.000 orang,” tambah HM Lukminto.

Sebelumnya diberitakan, sebuah pabrik baru yang khusus memproduksi benang dibangun persis di depan PT Sritex Sukoharjo. Presiden Direktur PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto mengungkapkan, pembangunan tempat produksi massal benang itu merupakan tuntutan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang besar. Tuntuan itu juga membuat PT Sritex juga merestrukturisasi mesin, dan penambahan tenaga kerja baru.

"Ini merupakan konsekuensi peningkatan permintaan pasar sehingga dibutuhkan pengembangan diri. Perlu diketahui daya serap masyarakat Sukoharjo atau Indonesia bahkan di dunia untuk memenuhi kebutuhan sandang sangat tinggi. Imbas peningkatan permintaan pasar membuat PT Sritex melakukan pengembangan. Yakni restrukturisasi mesin, penambahan tenaga kerja dan perluasan pabrik," terangnya. (*/berbagai sumber)

Berita Terkait

Komentar Anda

  1. RORO ERLIN Reply

    SAYA DARI PULAU LOMBOK TEPATNYA KOTA MATARAM SAYA MAU TANYA APA BOLEH NGELAMAR KERJA DI PABRIK SRITEX INI BAGAIMANA CARA BUAT LAMARANNYA

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS