Pembaca Berita Yang Dulunya Medhok
Solo - Nama Rico Khrisna mungkin terdengar tidak asing di telinga Anda warga Solo. Walaupun saat ini sudah tidak muncul lagi, tetapi wajahnya sempat menghiasi layar kaca TV lokal selama hampir dua tahun. Tapi tahukah Anda bahwa pria yang pada bulan Mei ini akan menginjak usia 23 tahun ini sempat mencoba berbagai macam profesi seperti badut, sales promotion boy, penyiar radio dan pembaca berita.
Nama aslinya adalah Rorie Asya’ri, laki-laki yang masih tercatat sebagai mahasiswa jurusan ilmu komunikasi UNS Solo ini sempat menyandang gelar sebagai Putra Solo di tahun 2006. Sebelum mengikuti kompetisi Putra Putri Solo (PPS), perjalanan laki-laki yang akrab dipanggil Rorie ini tidak mudah. Karena keadaan ekonomi keluarga yang kurang baik, sembari kuliah ia mulai putar otak untuk mencari penghasilan sendiri.
“Saya sempat dibayar Rp 30.000,00 untuk menjadi badut salah satu produk vitamin anak-anak. Bergantian dengan partner saya, mencoba peruntungan membuat event organizer, saya masuk dari TK satu ke TK yang lain untuk menawarkan pengadaan even mewarnai.” tuturnya kepada Timlo.net, Senin (29/03). Selama kurang lebih 3 bulan, Rorie menjalani profesi tersebut.
Seperti anak muda kebanyakan, Rorie juga sempat mempunyai keinginan untuk tampil di layar kaca sebagai aktor. Tetapi keinginan tersebut tersendat, saat kata-kata yang ia ucapkan dinilai medok saat ikut casting di Jakarta. Atas alasan inilah lalu ia kembali ke kota bengawan dan membenahi aksen medok-nya.
“Atas saran kakak saya, saya lalu menjadi penyiar untuk memperbaiki aksen medok saya di tahun 2008. Lalu karena memang ada televisi lokal yang butuh pembaca berita, saya coba masukkan lamaran, dan ternyata saya diterima.”, ujarnya.
Selama menjalani profesi sebagai penyiar radio dan pembaca berita, Juara Harapan I Duta Jawa Tengah tahun 2006 ini sadar akan ketertarikannya di dunia jurnalisme televisi. Sehingga ia dengan yakin membuang jauh niatnya untuk menjadi aktor.
Sembari menyelesaikan skripsinya, prestasi lain pun diraih laki-laki yang hobinya travelling ini. Di tahun 2009 ia meraih prestasi sebagai Cosmoman 2009, sebuah kompetisi yang diadakan oleh majalah terkemuka Cosmopolitan Indonesia.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Penambang Pasir Merapi Alami Pacekl...
- RSI Klaten Jadi Rumah Sakit Percont...
- Juni, Jatah Raskin di Klaten Naik 2...
- Eddy Wirabhumi : Pemerintah Jangan ...
- Ikut Pembinaan, Guru Wajib Setor Rp...
- Ganti Rugi Lahan Tol Harus Diatas H...
- Talud Ambrol, Truk Muatan Urug Terp...
- DPRD Optimis Pemkot Selesaikan Cata...
- Petugas Minim, Si Moleks Batal Unju...
- Pesan Ibunda untuk Hidayat Nur Wahi...
- Pak Pos Bakal Ganti Tunggangan, Lho...
- Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal ...
- Solo Utara Mulai Mengundang Investa...
- Kerabat Keraton Solo Kumpulkan Abdi...
- Pencari Kerja Tergiur “APBD”
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- "Tukang Plat" Diberondong Tembakan


Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...
Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan Ha...
Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu