• Senin, 21 Mei 2012
Semen Langka Dipasaran

Pembangunan Pasar Cokro Terancam Molor

Indratno Eprilianto - Timlo.net
Kamis, 15 September 2011 | 20:04 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Indratno Eprilianto
Pasar Cokro Kembang Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten

Klaten Proyek pembangunan Pasar Cokro Kembang di Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten terancam molor menyusul kelangkaan semen dipasaran. Padahal, proyek ini harus bisa selesai 24 November 2011.

Pelaksana proyek sendiri mengaku kesulitan untuk mendapatkan semen. Kelangkaan terjadi sejak pertengahan Bulan Ramadhan, dan hingga sekarang belum bisa didapatkan dengan mudah.“Untuk mendapatkan semen kami harus mencari sampai Semarang dan Jogjakarta, itupun dengan harga mahal,” ujar Pelaksana proyek dari PT Sinar Cerah Sempurna, Sunardi, Kamis (15/9).

Menurut Sunardi, kelangkaan untuk mendaptkan semen saat ini mempengaruhi kinerja para pekerja proyek. Pasalnya, untuk mempercepat pembangunan harus membutuhkan antara 200 sampai 250 sak semensetiap harinya. “Saat ini kami hanya mendapatkan 10 sampai15 sakdi toko-toko bangunan,” jelasnya.

Sunardi menerangkan, proyek yang dimulai sejak 28 Juni 2011 itu terhitung cepat. Saat ini pembangunan pasar sudah selesai antara 40 sampai 45 %. Meski demikian, semen masih menjadi bahan utama yang harus ada setiap harinya.

Yoga dari bagian pencatatan perkembangan proyek menambahkan, tak hanya semen yang menghambat pelaksanaan proyek, tapi juga libur karyawan selama Hari Raya Idul Fitri kemarin. “Karyawan diberikan libur seminggu, tapi ada juga yang molor hingga beberapa hari,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah, Agus Sriyanto optimistis proyek yang menelan dana sekitar Rp 9 miliar dari APBN Kementerian Perdagangan 2011 tersebut akan rampung pada 24 November mendatang. “Kami optimis pembangunan ini akan selesai sesuai jadwal yang ditentukan,” ujarnya.

Agus menerangkan, Pasar Cokro Kembang merupakan salah satu dari 10 Kabupaten/Kota sebagai penerima pasar pecontohan dari Kementerian Perdagangan RI. “Ini merupakan salah satu program Kementerian Perdagangan untuk menjadikan Pasar Cokro Kembang sebagai pasar tradisional yang bersih dan nyaman,” imbuhnya.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan PLN

iklan innity

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm

iklan monex indonesia

iklan bank jateng

iklan JS 300×125