Pembangunan Pasar Cokro Terancam Molor
Klaten – Proyek pembangunan Pasar Cokro Kembang di Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten terancam molor menyusul kelangkaan semen dipasaran. Padahal, proyek ini harus bisa selesai 24 November 2011.
Pelaksana proyek sendiri mengaku kesulitan untuk mendapatkan semen. Kelangkaan terjadi sejak pertengahan Bulan Ramadhan, dan hingga sekarang belum bisa didapatkan dengan mudah.“Untuk mendapatkan semen kami harus mencari sampai Semarang dan Jogjakarta, itupun dengan harga mahal,” ujar Pelaksana proyek dari PT Sinar Cerah Sempurna, Sunardi, Kamis (15/9).
Menurut Sunardi, kelangkaan untuk mendaptkan semen saat ini mempengaruhi kinerja para pekerja proyek. Pasalnya, untuk mempercepat pembangunan harus membutuhkan antara 200 sampai 250 sak semensetiap harinya. “Saat ini kami hanya mendapatkan 10 sampai15 sakdi toko-toko bangunan,” jelasnya.
Sunardi menerangkan, proyek yang dimulai sejak 28 Juni 2011 itu terhitung cepat. Saat ini pembangunan pasar sudah selesai antara 40 sampai 45 %. Meski demikian, semen masih menjadi bahan utama yang harus ada setiap harinya.
Yoga dari bagian pencatatan perkembangan proyek menambahkan, tak hanya semen yang menghambat pelaksanaan proyek, tapi juga libur karyawan selama Hari Raya Idul Fitri kemarin. “Karyawan diberikan libur seminggu, tapi ada juga yang molor hingga beberapa hari,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah, Agus Sriyanto optimistis proyek yang menelan dana sekitar Rp 9 miliar dari APBN Kementerian Perdagangan 2011 tersebut akan rampung pada 24 November mendatang. “Kami optimis pembangunan ini akan selesai sesuai jadwal yang ditentukan,” ujarnya.
Agus menerangkan, Pasar Cokro Kembang merupakan salah satu dari 10 Kabupaten/Kota sebagai penerima pasar pecontohan dari Kementerian Perdagangan RI. “Ini merupakan salah satu program Kementerian Perdagangan untuk menjadikan Pasar Cokro Kembang sebagai pasar tradisional yang bersih dan nyaman,” imbuhnya.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Penambang Pasir Merapi Alami Pacekl...
- RSI Klaten Jadi Rumah Sakit Percont...
- Juni, Jatah Raskin di Klaten Naik 2...
- Eddy Wirabhumi : Pemerintah Jangan ...
- Ikut Pembinaan, Guru Wajib Setor Rp...
- Ganti Rugi Lahan Tol Harus Diatas H...
- Talud Ambrol, Truk Muatan Urug Terp...
- DPRD Optimis Pemkot Selesaikan Cata...
- Petugas Minim, Si Moleks Batal Unju...
- Pesan Ibunda untuk Hidayat Nur Wahi...
- Pak Pos Bakal Ganti Tunggangan, Lho...
- Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal ...
- Solo Utara Mulai Mengundang Investa...
- Kerabat Keraton Solo Kumpulkan Abdi...
- Pencari Kerja Tergiur “APBD”
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- "Tukang Plat" Diberondong Tembakan


Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...
Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan Ha...
Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu