Pelaku Wisata Kritik Soal Panggung SBC
Solo – Panggung Solo Batik Carnival (SBC) dinilai hanya mampu dinikmati segelintir orang saja, itupun bukan warga Solo. Hal ini lantas menimbulkan reaksi dari kalangan pelaku wisata agar wong Solo alias warga Kota Bengawan juga diberi hak untuk menikmati tontonan dari atas panggung.
Menurut salah seorang pengurus Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Solo, Daryono, pihaknya mewacanakan agar pemerintah Kota (Pemkot) Solo memberi kesempatan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pembuatan panggung SBC. Terkait hal ini, Daryono menyarankan agar Pemkot membuat regulasi.
“Jadi pembuatan panggung tidak sekadar instruksi, tapi kebutuhan masyarakat untuk berpartisipasi. Dengan begitu otomatis tampak sekali dukungan masyarakat luar biasa. Ini tentunya akan memberi efek ganda yang ujungnya pada kesejahteraan,” paparnya kepada wartawan, di Solo’s Biztro, Jumat (1/7).
Daryono memberi apresiasi positif atas gelaran SBC, pasalnya event tersebut mampu mendatangkan kunjungan dari luar daerah. Namun, ia menyayangkan justru orang luarlah yang bisa menikmati tontonan SBC dari atas panggung. Ini lantaran, Pemkot baru mengijinkan institusi saja yang membuat panggung.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Penambang Pasir Merapi Alami Pacekl...
- RSI Klaten Jadi Rumah Sakit Percont...
- Juni, Jatah Raskin di Klaten Naik 2...
- Eddy Wirabhumi : Pemerintah Jangan ...
- Ikut Pembinaan, Guru Wajib Setor Rp...
- Ganti Rugi Lahan Tol Harus Diatas H...
- Talud Ambrol, Truk Muatan Urug Terp...
- DPRD Optimis Pemkot Selesaikan Cata...
- Petugas Minim, Si Moleks Batal Unju...
- Pesan Ibunda untuk Hidayat Nur Wahi...
- Pak Pos Bakal Ganti Tunggangan, Lho...
- Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal ...
- Solo Utara Mulai Mengundang Investa...
- Kerabat Keraton Solo Kumpulkan Abdi...
- Pencari Kerja Tergiur “APBD”


Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...
Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan Ha...
Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu