• Senin, 21 Mei 2012

Hotel Baru Jangan Korbankan Hotel Lama

Andi Penowo - Timlo.net
Rabu, 29 Juni 2011 | 18:46 WIB
  • Share
Sumber/Andi Penowo
General Manager Best Western Premiere Hotel Solo, Herman Courbois

Solo – Kebijakan pemerintah kota (Pemkot) Solo meneken perijinan operasional sejumlah hotel baru diharapkan tidak akan mengorbankan keberadaan hotel lama. Pasalnya, saat ini saja city occupancy belum beranjak dari angka 55 persen.

General Manager Best Western Premiere Hotel Solo, Herman Courbois mengakui perkembangan Kota Solo memungkinkan untuk pembukaan hotel baru. Namun yang menjadi kekhawatirannya, keberadaan hotel baru bakal mematikan pasar hotel lama. “Hal yang saya khawatirkan hotel yang lama dikorbankan oleh hotel baru karena fasilitasnya lebih lengkap,” ujarnya, saat mengisi acara Bincang Bisnis “Mengintip Geliat Bisnis Hotel di Kota Solo”, di Omah Sinten Boutique Hotel, Selasa (28/6).

Oleh sebab itu, menurutnya harus ada kemauan stakeholder terkait untuk duduk bersama mencari jalan tengah. Salah satu faktor yang mendukung maraknya pembangunan hotel baru di Kota Solo, diakui Herman tidak lepas dari mudahnya akses pembiayaan perbankan.

Pihaknya menilai, kebijakan perbankan mempermudah kucuran kredit menjadi daya tarik tersendiri bagi investor untuk membuka hotel di Kota Bengawan. Namun, bagi investor yang belum berpengalaman, dengan okupansi alias tingkat hunian hotel 55 persen bakal mempengaruhi kebijakan penyelamatan keberlanjutan hotel. Salah satunya dengan menurunkan harga yang bakal berdampak pada terjadinya perang tarif antar hotel.

“Perbankan kencang memberikan kredit ke hotel, tapi investor yang belum berpengalaman dengan okupansi 55 persen akhirnya dapat Rp 600 juta perbulan dengan menurunkan harga,” kata Herman.

Sementara itu, General Manager Kusuma Sahid Prince Hotel, Purwanto Yudhonagoro, mengutarakan guna mengimbangi maraknya operasional hotel baru, Pemkot perlu memikirkan pembenahan infrastruktur sehingga mampu menambah kedatangan tamu ke Kota Solo.
 

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan PLN

iklan innity

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm

iklan monex indonesia

iklan bank jateng

iklan JS 300×125