Pemkot Batal Tarik Duit Panggung SBC
Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) akhirnya membatalkan rencana penarikan duit alias kontribusi dana pendirian panggung. Keputusan ini diambil lantaran muncul keengganan kalangan biro wisata atas kontribusi dana sebesar Rp 5 juta atas pendirian panggung Solo Batik Carnival (SBC).
Sebagaimana diakui Kepala Disbudpar Kota Solo, Purnomo Subagyo, Pemkot Solo belum akan menarik kontribusi pihak swasta terkait pendirian panggung. Keputusan itu diambil lantaran saat ini Pemkot cenderung ingin fokus ke arah promosi dahulu.
“Pemkot belum akan menarik kontribusi, meskipun beberapa waktu lalu ada ketentuan harus setor. Kami ingin fokus promosi dulu,” ujarnya, Jumat (20/5). Sejauh ini, menurut Purnomo sudah ada pengajuan pendirian panggung dari delapan korporat di Kota Solo, dua di antaranya dari perhotelan.
Meski saat ini kontribusi dana pendirian panggung dibatalkan, namun Purnomo mengaku, jika SBC sudah siap dipasarkan, tidak menutup kemungkinan Pemkot akan kembali menerapkan kebijakan semula. Dengan kata lain, pihak swasta bakal dikenai dana kontribusi.
SBC sendiri sedianya akan kembali digelar pada 25 Juni mendatang. Berbeda dengan konsep sebelumnya, kali ini event budaya tersebut bakal dihelat pada malam hari di sepanjang ruas Jl Slamet Riyadi. Guna mendukung pertumbuhan pariwisata Kota Bengawan, Pemkot pun memberi “lampu hijau” bagi korporat untuk mendirikan panggung saat perhelatan akbar tersebut.
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Penambang Pasir Merapi Alami Pacekl...
- RSI Klaten Jadi Rumah Sakit Percont...
- Juni, Jatah Raskin di Klaten Naik 2...
- Eddy Wirabhumi : Pemerintah Jangan ...
- Ikut Pembinaan, Guru Wajib Setor Rp...
- Ganti Rugi Lahan Tol Harus Diatas H...
- Talud Ambrol, Truk Muatan Urug Terp...
- DPRD Optimis Pemkot Selesaikan Cata...
- Petugas Minim, Si Moleks Batal Unju...
- Pesan Ibunda untuk Hidayat Nur Wahi...
- Pak Pos Bakal Ganti Tunggangan, Lho...
- Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal ...
- Solo Utara Mulai Mengundang Investa...
- Kerabat Keraton Solo Kumpulkan Abdi...
- Pencari Kerja Tergiur “APBD”


Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...
Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan Ha...
Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
Salah satu bukti TIDAK HARMONISnya hubungan Pemkot dengan Asita, seharusnya saling mendukung, duduk semeja memecahkan masalah, bukan searah.